Friday, April 27, 2018

Budidaya ikan di pekarangan. Kolam-drum, Ikan mas, patin, nila

Budidaya Ikan Di Pekarangan Rumah Tambah Penghasilan

Budidaya Ikan Di Pekarangan
Punya pekarangan sempit tak terpakai? atau pengen budidaya ikan air tawar meraih keuntungan? Siapa sih yang tidak kenal dengan ikan, salah satu hewan yang bisa sobat manfaatkan menghiasi pekarangan dengan cara menternaknya.

Untuk kamu yang kurang mengetahui carabudidaya ikan di pekarangan sekaligus memanfaatkan lahan terutama yang sempit untuk budidaya semua jenis ikan, berikut info ikan mencoba memberi gambaran macam-macam ikan air tawar yang dapat sobat budidayakan.

budidaya ikan di pekarangan sempit
budidaya ikan di pekarangan


Budidaya Ikan di Pekarangan untuk Menambah Penghasilan 

1. Budidaya Ikan Patin 
Budidaya Ikan Patin
budidaya ikan patin di pekarngan

Budidaya Ikan Patin di Pekarangan
budidaya ikan patin di pekarngan

Pernah ternak ikan patin untuk usaha dan bisnis? atau membuat olahan ikan patin untuk masakan warungan? Siapa sih yang tidak kenal patin, salah satu ikan air tawar yang mempunyai harga ekonomis. Ikan ini oleh ibu-ibu sering dimanfaatkan membuat sub ikan patin dengan olahan ikan patin yang lezat dan gurih.

Belakangan ini malah banyak yang mencari cara membuat umpan ikan patin untuk melepaskan dan mengisi hari liburan dengan aktifitas memancing. Bagi sobat pemula yang ingin budidaya ikan patin agar cepat besar, berikut langkah-langkah mudah proses ternak ikan patin. Baca selengkapnya: Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Panen untuk Pemula diPekarangan 


2. Budidaya Ikan di Pekarangan - Ikan Gurame
Budidaya Ikan Gurame
budidaya ikan gurame di pekarngan

Budidaya Ikan Gurame di Pekarangan

Cara ternak ikan gurame agar cepat besar menjadi keinginan semua petani pemula. Baik di kolam tembok, kolam terpal, maupun kolam tanah semua merupakan peluang usaha yang sangat menjanjikan untuk bisnis sekalipun untuk pemula.

Berikut beberapa langkah dalam melakukan usaha atau bisnis dengan membudidayakan ikan hias maupun ikan konsumsi untuk ladang tambahan penghasilan, serta bagaimana menghasilkan benih ikan yang berkualitas.

Baca ini : Budidaya Ikan Gurame untuk Pemula yang Menghasilkan di Pekarangan 

Penyiapan Kolam Budidaya
1. Macam-macam kolam yang harus dipersiapkan 
budidaya ikan gurame memerlukan kolam pemyimpan induk, kolam pemijahan, kolam atau bak penetasan dan pemeliharaan benih, kolam pendederan, kolam pembesaran dan kolam pemberokan (penyimpanan sebelum di pasarkan).

2. Pembuatan Kolam Ikan Gurame
Tahap persiapan kolam untuk pembenihan, pendederan maupun pembesaran prinsipnya hampir sama, hanya dibedakan pada padat tebar dan jenis pakan yang diberikan serta ketinggian air yang dibutuhkan. Kontruksi kolam dan pengolahan lahan pada setiap tahap sama.


3. Budidaya Ikan Nila untuk Usaha dan Bisnis di Pekarngan 
Budidaya Ikan Nila di Pekarangan
budidaya ikan nila di pekarangan

Gambar Budidaya Ikan Nila
 
Budidaya ikan di pekarangan nila ini sangat mudah. Pernah melakukan usaha budidaya ikan nila di kolam terpal? atau budidaya ikan nila di kolam beton namun kurang memuaskan? Siapa sih yang tidak kenal dengan nila, salah satu jenis ikan air tawar yang mempunyai harga ekonomis. Ikan ini dijadikan olahan memasak untuk usaha warungan.

Referensi...

https://www.infoikan.com/2017/02/budidaya-ikan-di-pekarangan-rumah.html?m=1

Budidaya Ikan Mas

Budidaya Pembesaran Ikan Mas
Diposkan oleh = Suara Rakyat 27/04/18

Kolam untuk budidaya ikan mas bisa seperti kolam–kolam air tawar pada lainnya dengan pasokan air selalu ada atau terjadi sepanjang tahun. Persiapan kolam merupakan salah satu hal yang sangat menunjang dalam keberhasilan pembenihan yang dilakukan. Kondisi kolam yang baik merupakan kunci dari budidaya ikan, maka perlu di lakukan perawatan kolam, pemupukan, dan kualitas air. Mengingat ikan mas sangat baik pada perairan yang jernih.

Langkah Pendederan

Pendederan ikan mas dilakukan sebanyak 4 kali. Yaitu :
Pendederan pertama dilakukan dari benih ikan yang baru menetas (berukuran panjang sekitar 1 cm). Lama pendederan pertama adalah 3 minggu, padat`penebaran 150 – 250 ekor/m2, kedalaman air 40 – 50 cm dan airnya tenang. Pada saat panen ukuran ikan sudah mencapai 3 cm.
Pendederan kedua dilakukan selama 1 bulan. Padat penebaran 50 – 75 ekor/m2 dan kedalaman airnya 50 – 75 cm. Pada saat panen, ukuran ikan sudah mencapai 5 cm.
Pendederan ketiga juga dilakukan juga selama 1 bulan. Padat penebaran 25 – 50 ekor/m2 dan kedalaman air 80 – 100 cm. Pada saat panen, ukuran ikan sudah mencapai 8 cm.
Pendederan keempat juga dilakukan selama 1 bulan. Padat penebaran benih ikan adalah 3 – 5 ekor/m2 dan dan kedalaman air 80 – 120 cm. Pada saat panen, ukuran ikan sudah mencapai12 cm.
Pendederan sebaiknya dilakukan di kolam secara intensif dan terkontrol. Air kolam selalu mengalir dengan debit 5 – 15 liter/detik.

Langkah Pembesaran Ikan Mas

Pembesaran di kolam air tawar
Pembesaran ikan mas di kolam
Bibit ikan mas dalam 1 bulan biasanya berukuran 5 – 9 cm, dan ukuran ikan ini sudah siap untuk di tebar ke dalam kolam yang sudah siap. Sangat di sarankan penebaran baiknya pagi atau sore hari karena suhu udara rendah pada pagi hari dan sore hari. Agar tidak terjadi stres padat penebaran harus di kontrol, jangan sampai terlalu padat, perkiraan padat tebar bisa di lihat pergerakan ikan masih cukup lahan untuk berenang.
Beberapa type kolam yang baik untuk ikan mas :
  • Kolam permanen atau yang tidak permanen.
  • Kolam biasanya tidak terlalu luas, luas kolam yang ideal (300 – 1200 m2)
  • Ukuran benih mulai dari ukuran 3-5 cm.
  • Perairan di lokasi bisa di andalkan ( Sungai atau irigasi )
  • Kolam dilengkapi dengan pintu pemasukan dan pembuangan air.
Lama pemeliharaan di kolam pembesaran ± 2 – 3 bulan, diharapkan ikan mas yang dihasilkan sudah mempunyai ukuran berat ± 100 gram/ ekor.
Ikan mas termasuk ikan pemakan segala makanan yang ada, mulai dari yang bersifat planktonis sampai kepada makanan buatan. Ikan mas yang masih kecil akan lebih banyak memerlukan makanan alami yang planktonis, sedangkan ikan mas yang sudah besar lebih banyak memakan makanan tambahan dan buatan disamping makanan-makanan lainnya. Pemberian makanan dapat ditebarkan secara langsung ke dalam kolam pembesaran dengan jumlah ± 3 – 4 % dari berat badan seluruh ikan.
Pembesaran ikan mas di Keramba Apung
budidaya ikan mas keramba apung
  • Hanya cocok untuk pembesaran
  • Keramba umumnya terbuat dari bambu yang berbentuk persegi panjang atau bujur sangkar, tetapi bisa juga dibuat dari bahan papan kayu atau rotan.
  • Keramba biasanya di perairan umum (sungai, saluran irigasi, danau, waduk)
  • Ukurannya beragam.
  • Keramba ukuran 1m x 1m x 1m dapat diisi benih ikan sebanyak 250 – 300 ekor.
  • Pemberian pakan buatan berupa pelet.
Metode ini cocok diterapkan di perairan umum, misalnya danau, waduk atau rawa yang dalam. Kedudukan jala apung mengapung pada perairan. Pemasangan jala apung ini harus menggunakan pelampung agar kedudukan jala tidak tenggelam seluruhnya. Selain itu, untuk memperkuat kedudukan jala harus diberi alat pemberat pada bagian dasarnya.
Bahan – bahan yang digunakan dalam pembuatan jala apung adalah jaring yang terbuat dari nylon polythelene, bambu, papan, ban bekas, busa plastik dan drum untuk pelampung supaya kedudukan jala dapat mengapung. Ukuran luas jala bervariasi, tergantung pada padat penebaran dan jenis ikan yang dipelihara. Untuk ikan mas berukuran untuk 100 gr, padat penebarannya 2 ekor/m2.

Pakan Ikan Mas

Ikan mas berumur 4 – 6 hari, pakan berupa suspensi ( larutan ) kuning telur dengan frekuensi setiap 3 jam. Satu butir kuning telur untuk 80.000 ekor ikan mas.
Ikan mas umur 8 – 25 hari, pakan berupa pellet berkadar protein 30-40 %. Pellet diberikan perhari sebanyak 5% dari berat badan ikan. Selang pemberiannya adalah 5 kali sehari pada pukul 08.00 – 09.00, pukul 16.30,17.30 dan pukul 21.00 malam.
Ikan mas umur 1 – 4 bulan diberi pakan berupa pellet berkadar protein 35%. Pellet diberikan perhari sebanyak 5% dari berat badan ikan. Ferkuensi pemberiannya adalah 3 – 5 kali sehari ( pagi, siang, sore, dan malam hari ).
Ikan mas umur ikan 4 bulan dan seterusnya diberi pakan berupa pelet berkadar protein 30%. Pellet diberikan perhari sebanyak 2 – 3 % dari berat badan ikan. Frekuensi pemberiannya adalah 2 – 3 kali sehari ( pagi, siang dan sore hari ). Selain itu, ikan dapat diberi pakan hijauan, misalnya daun ketela, daun ubi jalar, daun talas dan lain – lain.

Referensi =
https://www.banyudadi.com/budidaya-pembesaran-ikan-mas/

Thursday, April 26, 2018

Anak lucu

Penyakit Ikan mas dan cara mengatasinya-Budidaya Usaha.

Hama Penyakit Ikan Mas Yang Sering Menyerang dan Cara Mengatasinya
(Budidaya usaha)https://googleweblight.com/i?u=https://budidayausaha.blogspot.com/2013/03/hama-penyakit-ikan-mas-yang-sering-menyerang.html?m%3D1&hl=id-ID

Mengetahui hama penyakit yang sering menyerang Ikan Mas sangat penting. Ini akan berguna dalam penanganan  dan perawatan, dengan demikian masalah akan cepat teratasi. Akan berguna mulai dari pembibitan sampai siap panen.
Hama Ikan Mas
1. Bebeasan (Notonecta)
Berbahaya bagi benih ikan karena sengatan. Pengendaliannya : Tuangkan minyak tanah ke permukaan air 500 cc/100 meter persegi.

2. Ucrit (Larva cybister)
Menjepit badan ikan dengan taringnya hingga robek. Pengendaliannya : Sulit diberantas; hindari bahan organik menumpuk di sekitar kolam.

3. Kodok
Makan telur-telur ikan. Pengendaliannya : Sering membuang telur yang mengapung, tangkap dan membuang hidup-hidup.

4. Ular
Menyerang benih dan ikan kecil. Pengendaliannya : Tangkap dan pagar kolam.

5. Lingsang
Memakan ikan pada malam hari. Pengendaliannya : Pasang jebakan berumpun.

6. Burung
Memakan benih berwarna menyala seperti merah, kuning. Pengendaliannya : Diberi penghalang bambu agar supaya sulit menerkam; diberi rumbai-rumbai atau tali penghalang.

7. Ikan gabus
Memakan ikan kecil. Pengendaliannya : Pintu masukan air diberi saringan atau dibuat bak filter.

8. Belut dan kepiting
Pengendalian : Tangkap

Penyakit Ikan Mas

1. Bintik merah (White spot)
Gejala : Pada bagian tubuh (kepala, insang, sirip) tampak bintik-bintik putih, pada infeksi berat terlihat jelas lapisan putih, ikan menggosok badannya pada benda sekitar, berenang lemah dan sering muncul di permukaan air.

Pengendaliannya : Ikan direndam dalam larutan Methylene blue 1% (1 gram dalam 100 cc air) larutan ini diambil 2-4 cc dicampur 4 liter air selama 24 jam dan Direndam dalam garam dapur NaCl selama 10 menit, dosis 1-3 gram/100 cc air.

2. Bengkak insang dan badan ( Myxosporesis)
Gejala : Tutup insang selalu terbuka oleh bintik kemerahan, bagian punggung terjadi pendarahan.
Pengendaliannya : Keringkan kolam secara total, ditabur kapur tohon 200 gram/m 2, biarkan selama 1-2 minggu.

3. Cacing insang, sirip, kulit (Dactypogyrus dan girodactylogyrus)
Gejala : Ikan tampak kurus, sisik kusam, sirip ekor kadang-kadang rontok, ikan menggosok badannya pada benda keras sekitar, pendarahan dan menebal pada insang.
Pengendalian :
a. Rendan dalam larutan formalin 250 gram/m3 selama 15 menit dan direndam dalam Methylene blue 3 gram/m3 selama 24 jam;
b. Hindari penebaran ikan berlebihan.

4. Kutu ikan (argulosis)
Gejala : Benih dan induk menjadi kurus, karena dihisap darahnya. Bagian kulit, sirip dan insang terlihat jelas ada bercak merah (hemorrtage).
Pengendalian :
a. Ikan yang terinfeksi rendam dalam garam dapur 20 gram/liter air selama 15 menit dan direndam larutan PK 10 ppm (10 ml/m3) selama 30 menit;
b. Keringkan kolam hingga retak-retak.

5. Jamur (Saprolegniasis)
Menyerang bagian kepala, tutup insang, sirip dan bagian lain.
Gejala : Tubuh ikan yang diserang tampak seperti kapas. Telur yang terserang jamur, terlihat benang halus seperti kapas.
Pengendaliannya : Direndam dalam larutan Malactile green oxalat (MGO) dosis 3 gram/m3 selama 30 menit; telur yang terserang direndam dengan MGO 2-3 gram/m3 selama 1 jam.

6. Gatal (Trichodiniasis)
Menyerang benih ikan.
Gejala : Gerakan ikan lamban; suka menggosok badan pada sisi kolam
Pengendaliannya : Rendam selam 15 menit dalam larutan formalin 150-200 ppm.

7. Bakteri psedomonas flurescens
Penyakit yang sangat ganas.
Gejala : Pendarahan dan bobok pada kulit, sirip ekor ter-kikis.
Pengendaliannya : Beri pakan dicampur oxytetracycline 25-30 mg/kg ikan atau sulafamerazine 200mg/kg ikan selama 7 hari berturut-turut.

8. Bakteri aeromonas punctata
Penyakit yang sangat ganas.
Gejala : Warna badan ikan suram, tidak cerah; kulit kesat dan melepuh; cara bernafas mengap-mengap; kantong empedu gembung, pendarahan dalam organ hati dan ginjal.
Pengendalian : Suntikan chloramphenicol 10-15 mg/kg ikan atau streptomycin 80-100 mg/kg ikan; pakan dicampur terramicine 50 mg/kg ikan selama 7 hari berturut-turut.
Tips mencegah timbul penyakit dan hama pada budidaya ikan mas


1. Mengeringkan dasar kolam secara teratur setiap selesai panen.
2. Memelihara ikan yang benar-benar bebas penyakit.
3. Hindari penebaran ikan secara berlebihan melebihi kapasitas.
4. Sistem drainase ideal,  paralel, tiap kolam beri satu pintu masuk air.
5. Memberi pakan cukup, baik kualitas maupun kuantitas.
6. Penanganan saat panen atau pemindahan benih hendaknya dilakukan secara hati-hati dan benar.
7. Jangan biarkan masuk ke area kolam binatang seperti burung, siput, ikan seribu karena sebagai pembawa penyakit.

Demikian info mengenai hama penyakit ikan mas yang sering menyerang beserta cara mengatasinya.

Cara atau tehnik Budidaya pembenihan ikan mas

Budidaya pembenihan ikan mas

Budidaya pembenihan ikan mas
Kali ini alamtani akan mengulas mengenai budidaya pembenihan ikan mas. Untuk mengetahui budidaya pembesaran, silahkan baca artikel panduan lengkap budidaya ikan mas. Terdapat dua segmen usaha budidaya ikan mas, yakni pembesaran dan pembenihan. Sebagian besar petani pembesaran membeli benih ikan dari petani lain.

Memilih calon indukan

Pemilihan calon indukan merupakan hal vital bagi usaha budidaya pembenihan ikan mas. Sukses tidaknya hasil pembenihan ditentukan oleh kualitas indukan ikan. Indukan yang dipilih harus dari keturunan yang unggul.
Untuk menyeleksi calon indukan sebaiknya dilakukan saat ikan masih berukuran 100-200 gram. Calon indukan jantan dan betina dipilih berdasarkan ciri-ciri sebagai berikut:
  • Umur indukan betina tidak kurang dari 1,5-2 tahun dengan berat minimal 2 kg per ekor. Untuk indukan jantan umurnya tidak kurang dari 8 bulan dengan berat minimal 0,5 kg per ekor.
  • Secara morfologis bentuk badan mulus, tidak cacat, sirip-siripnya tidak rusak. Ikan mas yang baik untuk indukan kepalanya lebih kecil dari badannya. Insangnya bersih, tidak ada bintik-bintik putih. Lensa matanya tampak jernih.Sisik di kedua sisi badannya simetris, tidak ada lekukan dan patahan. Warna sisik cerah, sisik yang kusam menandakan ikan terlalu tua. Sisik tersusun rapi dan ukurannya relatif besar. Ekornya baik dan kuat. Panjang ekornya lebih besar dibanding dengan lebarnya.
  • Calon indukan harus berasal dari keturunan yang berbeda, baik jantan maupun betina. Supaya tidak terjadi inbreeding yang menurunkan kualitas benih ikan.

Memelihara indukan

Pemeliharaan indukan jantan dan betina harus terpisah, masing-masing indukan menempati kolam yang berbeda. Kedalaman air kolam berkisar 60-80 cm. Sumber pengairan untuk kedua kolam tersebut harus pararel. Apabila di susun seri sebaiknya kolam indukan jantan diletakkan setelah kolam indukan betina.
Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi perkawinan tak disengaja. Karena bila indukan jantan melepaskan spermanya dan terbawa masuk ke kolam betina, bukan tidak mungkin akan terjadi pemijahan tak disengaja.
Budidaya pembenihan ikan mas
Cara membedakan indukan jantan dan betina. (Gambar: Gusrina)
Indukan ikan mas membutuhkan luasan kolam 5 m2 per kg bobot tubuh. Artinya, bila kita memiliki indukan seberat 5 kg dibutuhkan minimal kolam seluas 25 m2. Dan, bila kita mempunyai 2 indukan maka dibutuhkan luasan kolam sebesar 50 m2. Kapasitas kolam bisa bertambah bila kualitas air dan sirkulasinya lebih baik. Suhu air ideal berkisar 25-30oC.
Indukan harus diberikan pakan yang sehat dan bergizi. Pakan utama bisa berupa pelet yang kandungan proteinnya 30-35%. Makanan tambahan lain yang diberikan adalah dedak jagung atau menir. Jangan memberikan pakan yang kandungan lemaknya tinggi.
Jumlah pakan yang dibutuhkan oleh indukan ikan mas sekitar 2-4% dari berat tubuhnya per hari. Frekuensi pemberian pakan sehari dua kali, setiap pagi dan sore. Indukan yang telah dikawinkan bisa melakukan perkawinan lagi setelah diistirahatkan di kolam indukan selama 2-3 bulan.

Pemijahan ikan mas

Dalam usaha budidaya pembenihan ikan mas, terdapat dua tipe pemijahan, yakni pemijahan alami dan buatan. Pada pemijahan alami proses perkawinan dan pembuahan sel telur oleh sperma dilakukan sendiri oleh si ikan. Sedangkan dalam pemijahan buatan diperlukan bantuan manusia seperti penyuntikan dengan hipofisa, penyuntikan hormon dan pembuahan in vitro.
Pemijahan ikan mas bisa dilakukan dengan dua cara di atas. Namun mengingat ikan mas mudah memijah, pemijahan buatan jarang diterapkan untuk ikan mas. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai pemijahan ikan mas silahkan baca artikel sebelumnya tentang cara pemijahan ikan mas.

Pendederan benih

Pendederan adalah suatu tahapan penumbuhan benih dalam budidaya pembenihan ikan mas. Benih ikan memiliki sifat-sifat tertentu sesuai dengan perkembangan umurnya. Setiap tingkatan umur membutuhkan perlakuan yang berbeda. Oleh karena itu, pembesaran benih ikan dilakukan melalui beberapa tahap pendederan.

a. Pendederan I

Pendederan pertama dilakukan pada larva yang telah berumur 7 hari. Larva dipindahkan ke kolam pendederan dari kolam penetasan telur. Pendederan bisa dilakukan di kolam yang biasa digunakan untuk budidaya pembesaran.
Seperti biasa, kolam tanah harus dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu lakukan pengeringan, penjemuran, pengapuran, pemupukan dan penggenangan air. Lebih detailnya lihat persiapan kolam tanah untuk budidaya ikan.
Kepadatan tebar untuk pendederan pertama adalah 100-200 ekor/m2. Kedalaman air kolam diatur sekitar 60 cm. Sirkulasi air jangan terlalu deras karena benih masih kecil. Masukan dan keluaran air diberi saringan halus. Tujuannya agar hama seperti kodok dan kecebong tidak masuk ke dalam kolam dan bersaing dengan benih ikan.
Pelepasan benih sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Caranya adalah benih beserta wadahnya, ember atau baskom, dimasukkan ke dalam kolam. Kemudian miringkan wadah tersebut sehingga benih bisa berenang keluar dari wadah. Biarkan benih keluar sendiri, jangan dipaksa. Penebaran seperti ini berguna agar benih bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan kolam yang baru.
Pakan yang dibutuhkan untuk pendederan tahap pertama adalah biota air yanng ditumbuhkan dalam kolam. Pakan tersebut cukup untuk benih yang masih kecil. Sebagai tambahan bisa diberikan pelet halus. Lama pemeliharaan pendederan pertama sekitar 4 minggu. Dealam tempo tersebut akan dihasilkan benih ikan berukuran 2-3 cm.

b. Pendederan II

Secara teknis pendederan kedua bisa dilakukan di kolam yang sama, tidak perlu pindah. Perbedaan antara pendederan pertama dan kedua adalah padat tebar ikan. Padat penebaran benih ikan untuk pendederan kedua sekitar 50-75 ekor/m2. Jadi, mau tidak mau ikan dari pendederan pertama harus dipindahkan sebagian ke kolam lain agar padat tebarnya sesuai.
Pendederan kedua berlangsung sama dengan yang pertama yaitu 4 minggu. Benih yang dihasilkan dari pendederan kedua berukuran sekitar 3-5 cm.

c. Pendederan III

Jenis kolam yang diperlukan untuk pendederan ke tiga sama dengan pendederan sebelumnya. Padat tebar untuk pendederan ke empat yaitu sekitar 25-30 ekor/m2. Pendederan ke tiga menghasilkan benih berukuran 5-8 cm.

d. Pendederan IV

Pendederan ke tiga berlangsung selama 4 minggu juga. Kepadatan tebar pendederan ke tiga sekitar 3-5 ekor/m2. Benih yang dihasilkan berukuran sekitar 8-12 cm, dengan bobot tubuh 80-100 gram per ekor. Ikan sebesar ini sudah cukup kuat untuk budidaya pembesaran.

Panen pembenihan ikan mas

Lama waktu yang dibutuhkan untuk proses pembenihan ikan mas, mulai dari ikan dipijahkan hingga pendederan ke empat sekitar 4,5 bulan. Selanjutnya, benih ikan dijual ke petani pembesaran. Kebutuhan benih untuk budidaya pembesaran biasanya berukuran 100 gram per ekor.
—–
Referensi
  1. https://alamtani.com/pembenihan-ikan-mas/
  2. Budi Santoso. 1993. Petunjuk teknis budidaya ikan mas. Kanisius, Yogyakarta.
  3. Gusrina. 2008. Budidaya ikan. Buku ajar kelas X SMK. Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta.

Solusi dan Masalah Pada Aplikasi Dapodik 2018b

Rekan-rekan semua admin akan membahas permasalahan ataupun kendala yang di alami oleh rekan-rekan yang meelmpunyai permalasahan dalam penginstalan dapodik yang tidak berhasil , gagal registrasi menggunakan prefill, JJM bermasalah , tidak terkoneksi atau disconnected, dapodik tidak bisa dibuka dll.


Dari permasalahan permasalahan tersebut admin terketuk hatinya untuk membantu rekan-rekan yang mengalami kendala tersebut dan dengan penjelasan ini bisa sedikit membantu permasalahan yang di alami rekan-rekan semua. Amin.
Ok langsung saja ya...

Teman : Pak kenapa dapodik saya gak bisa di instal ya pak. Setiap kali mau instal selalu terblog gak bisa install . Berhenti di tengah jalan pak. Hehe

Admin : Hemmm gitu ya kawan. Kawan jika mo install Dapodil 2018b sebaiknya saat mau instal non aktifkan jaringan internetnya atau tidak terhubung dengan internet dulu ya. Dan jangan lupa non aktifkan dulu Windows Firewallnya ya. Atau antifirus yang lainnya juga di non aktifkan terlebih dahulu ya.

Teman : Pak kenapa prefill tidak di temukan ya pak. Padahal sudah saya masukkan kedalam folder dapodiknya pak.

Admin : Ok, itu biasa Terdapat kesalahan pada nama atau kapasitas file prefilnya rendah, sebaiknya prefill itu di atas 1kb ya dan nama prefill jangan di edit atau di tambah-tambah nama file prefil tersebut yaang di dapat dari generate prefill. Taruklah file prefil di Simpan ke folder C - prefill_dapodik nya.
Teman : Mau tanya pak..
Untuk pembelajaran SD mapel PAI maksimalnya 3 jam untuk K13 dan 2 jam yg KTSP ya pak... Soalnya di dapodik saya seperti itu pembelajarannya ...
Dan sedangkan punya temen k13 4 jam dan KTSP 3 jam...

Admin : Mengatasi Masalah JJM Mapel PAI Yang Kurang 1 Jam Di Pembelajaran Pada Dapodik 2018b Jangan Menambah Melalui Jam Wajib Tambahan.

Solusinya gini :
Isikan Max Jam Yang Ada Dulu (KTSP 2 Jam / K13 3 Jam) Setelah Invalid Kosong Lakukan Singkron.Cek Kembali Pembelajaran Silahkan Edit Kembali JJM Mapel Agama Sesuai Kurikulum yang Berlaku... (KTSP 3 Jam/ K13 4 Jam) Dan  Entry kembali JADWAL pada Dapodik 2018.b


Teman : Pak, bolehkah Instal Dapodik menggunakan Registrasi Online..? Apakah tidak apa-apa pak..??

Admin : Boleh kawan, kalau tidak boleh ya tidak akan ada menu akses untuk dapat registrasi online. Jika menggunakan prefill juga tidak apa-apa kok. Yang penting file prefilnya sempurna saat mendownload dan registrasi onlinepun juga gitu.

Teman : Pak mengapa saya tidak bisa singkron ya pak dari tadi selalu gagal terus pak dan ada tulisan disconnec nya pak.

Admin : Cara Mengatasi Pastikan jika mau singkron koneksi internetnya kuat pak, dan jika tetap disconnect sebaiknya computer di cleaner atau di bersihkan dan Browsernya di Cleaner history nya. Setelah itu coba Login Aplikadi Dapodik 208b lagi pak.

Teman : Pak kenapa saat saya registrasi Dapodik 2018b lama ya pak proses nya. Setelah beberapa menit menunggu akhirnya berhasil. Dan Kenapa Dapodik saya lama lodingnya tidak bisa dibuka pak.?? Apa karena saat registrasi dapodik yang lama itu ya pak penyebabnya dapodik tidak bisa dibuka pak..?

Admin : Klo masalah lama apa tidak nya saat proses Registrasi itu tergantung Koneksi internetnya kawan hehehe. Jika koneksi internetnya sangat lemah. Otulah yang akan terjadi. Kalau yang proses membuka aplikasinya lama sebaiknya disconnected kan dulu akses internetnya dan Clear history pada Brosernya. Dan Login kembali Aplikasi Dapodiknya.

googleweblight.com/i?u=http://kuliah-dapodik.blogspot.co.id/2018/02/Solusi-dan-Masalah-Pada-Dapodik-2018b.html%23comment-form&hl=id-ID&tg=346&tk=8868845308173202858

Filter kolam ikan yang baik dan benar

Cara membuat filter kolam ikan koi yang baik dan benar Mengapa harus ada filter di kolam ikan koi? Filter kolam ikan sangat penting bagi ...